Rabu, 04 Juli 2012


Komputer untuk Pendidikan 
Perkembangan IPTEK terhadap proses pembelajaran adalah diperkayanya sumber belajar dan media pembelajaran. Media komputer dimanfaatkan dalam pembelajaran karena memberikan keuntungan-keuntungan yang tidak dimiliki oleh media pembelajaran lainnya yaitu kemampuan komputer untuk berinteraksi secara individu dengan mahasiswa. 
Pada awalnya komputer dititik  beratkan pada proses pengolahan data, tetapi karena teknologi yang sangat pesat, saat ini teknologi komputer sudah menjadi sarana informasi dan pendidikan khususnya teknologi internet. Dalam hal pendidikan, komputer dapat dipergunakan sebagai alat bantu (media) dalam proses belajar mengajar baik untuk guru maupun siswa yang mempunyai fungsi sebagai Media tutorial, alat peraga dan juga alat uji dimana tiap fungsi tersebut masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.
Sebagai media tutorial, komputer memiliki keunggulan dalam hal interaksi, menumbuhkan minat belajar mandiri serta dapat disesuaikan dengan kebutuhan siswa / anak. Tetapi interaksi komputer dengan manusia belum dapat menggantikan interaksi manusia dengan manusia, selain itu mempunyai kelemahan lain yaitu kemauan belajar mandiri yang masih rendah. Komputer sebagai alat uji memiliki keunggulan dalam keobyektifan, ketepatan dan kecepatan dalam penghitungan tetapi masih belum dapat menilai soal-soal essai, pendapat dan hal yang terkait dengan moral dan etika. Yang terakhir, sebagai media alat peraga, komputer mempunyai kelebihan dapat memperagakan percobaan tanpa adanya resiko, tetapi membutuhkan waktu dalam pengembangannya.
Sebelum memperkenalkan komputer kepada anak, orangtua maupun guru seharusnya dapat memahami perkembangan pemahaman anak, dimana pada usia 0 -2 tahun anak mendapatkan pemahamannya dari penginderaannya. Kemudian usia 2 – 7 tahun anak mulai belajar menggunakan bahasa, angka dan simbol-simbol tertentu. Pada usia 7 – 12 tahun anak mulai dapat berpikir logis, terutama yang berhubungan dengan obyek yang tampak langsung olehnya.
Yang saat ini perlu menjadi perhatian bagi orangtua maupun guru adalah bagaimana cara memperkenalkan komputer kepada anak. Hal yang perlu dicoba adalah dengan program-program aplikasi (software) yang bersifat “Edutainment” yaitu perpaduan antara education (pendidikan) dan entertainment (hiburan). Selain itu program (software) aplikasi “Edutainment” tersebut mempunyai kemampuan menumbuhkembangkan kreatifitas dan imajinasi anak serta melatih saraf motorik anak. Contohnya program permainan kombinasi benda, menyusun benda atau gambar (Puzzle) serta program berhitung dan software-software lain yang didukung perangkat multimedia.
Selain program aplikasi (software), dunia internet semakin berarti bagi anak-anak. Internet memungkinkan anak mengambil dan mengolah ilmu pengetahuan ataupun informasi dari situs-situs yang dikunjunginya tanpa adanya batasan jarak dan waktu. Di samping itu masih ada manfaat lain yang didapat dari internet, misalnya surat menyurat (E-mail), berbincang (chatting), mengambil dan menyimpan informasi (download).
Untuk perkembangan pendidikan selanjutnya teknologi “Teleconference” (Konferensi interaktif secara on line dari jarak jauh) dirasakan sudah pantas di coba dan dikembangkan, karena dapat menghemat waktu, tenaga pengajar, kapasitas ruang belajar serta tidak mengenal letak geografis. (Sumber : http://www.e-smartschool.com)
          Dalam pembelajaran menggunakan media computer memilki dampak dalam proses kegiatan tersebut, Adapun dampak positif dan negatifnya,. Dampak positifnya adalah yang pertama memudahkan kita dalam mencari informasi yang kita inginkan. Misalnya dengan bantuan mesin pencari yang dapat kita gunakan hampir untuk mencari tahu mengenai apa saja. Dampak positif yang kedua adalah mempersingkat waktu. Jika dibandingkan dengan mencari-cari informasi secara manual, penggunaan internet jauh lebih praktis dan cepat. Dampak positif yang ketiga adalah dapat mempermudah kita dalam berkomunikasi meskpun tidak bertatap muka. Misalnya fasilitas di internet berupa skype, ym, gtalk, dll.
          Selain itu, dampak negatifnya adalah yang pertama, adanya gangguan jaringan yang menghambat kita memproses informasi. Keadaan jaringan yang kurang baik menyebabkan kegiatan kita bisa terganggu. Dampak negatif yang kedua adalah karena adanya media internet, maka game online pun semakin mudah diakses. Seperti yang kita lihat akhir-akhir ini, banyak anak-anak bahkan sampai remaja yang kecanduan game online sehingga pagi siang malam menghabiskan waktu main game dan bahkan sampai bolos dari sekolah dan lupa waktu. Dampak negatif yang ketiga adalah situs-situs yang tidak sewajarnya pun mudah ditemukan di internet. (Sumber, WWW.11058.blogspot.com).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar